Kabar

LPPM Unigoro Sebut Suhu di Bojonegoro Naik 0,15 Drajat Celcius

×

LPPM Unigoro Sebut Suhu di Bojonegoro Naik 0,15 Drajat Celcius

Sebarkan artikel ini

INDOSWARA -BOJONEGORO – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bojonegoro (Unigoro) melalukan penelitian terhadap perubahan suhu di empat Kabupaten yakni Bojonegoro, Tuban, Blora serta nganjuk (19/05/22). Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat akan kenaikan suhu yang terjadi secara ilmiah.

Untuk di Kabupaten Bojonegoro sendiri terdapat beberapa titik yang menjadi tempat penelitian, seperti di kecamatan Dander, Ngasem, Gayam, serta Kecamatan Bourno. Dengan menggunakan alat Termohigrologer yang terpasang sejak bulan Agustus sampi September 2021 yang merekam perubahan suhu setiap 10 menit.

Thermohigrologger dipasang pada ketinggian 150 centimeter dari permukaan tanah, di tanah datar yang berumput, dan jauh dari pohon besar dan gedung,” ungkap Ketua LPPM Unigoro, Laily Agustina Rahmawati

Dijelaskan, metode analisis perubahan suhu berdasarkan data citra satelit rentang waktu sejak 1994-2020 di musim kemarau (Juli-September). Sementara sumbernya berasal dari data citra satelit Landsat 5,7, dan 8 serta citra Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (Modis).

Rata-rata kenaikan suhu di Bojonegoro 0,15 derajat celcius per tahun,” kata Ketua LPPM Unigoro, Laily Agustina Rahmawati,

Ia juga menambahkan bahwa penyebab kenaikan suhu di Kabupaten Bojonegoro tidak serta merta adanya kawasan industri migas saja, melaikan banyak faktor yang mendukung terjadi kenaikan suhu, seperti luasan lahan terbuka dan aktifitas manusia. (mam/red).