Politik

Karangan Bunga Penuhi Kantor KPU Bojonegoro

×

Karangan Bunga Penuhi Kantor KPU Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
Karangan bunga tampak memenuhi Kantor KPU Kabupaten Bojonegoro. Foto: Redaksi

Indoswara | Bojonegoro – Karangan bunga berisi ucapan dukungan terhadap Robby Adi Perwira, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro tampak memenuhi kantor yang berlokasi di jalan KH. Moh. Rosyid No. 93, Desa Pacul Kecamatan Bojonegoro, Selasa (12/11/2024).

Sebab, KPU Kabupaten Bojonegoro saat ini tengah menghadapi kemelut dinamika menuju Pilkada serentak 2024 yang kian hari semakin ramai menjadi perbincangan publik sejak dihentikannya debat perdana akibat terjadi kericuhan, saat digelar di Hotel Eastern Bojonegoro, pada Sabtu (19/10/2024).

Akbar, perwakilan KAHMI Muda, salah satu pihak yang mengirimkan karangan bunga mengatakan, dukungan tersebut disampaikan bukan atas dasar siapa benar ataupun salah, namun lebih kepada bentuk penguatan moral supaya KPU Kabupaten Bojonegoro, terkhusus Robby Adi Perwira selaku ketua, tetap dapat menjalankan roda organisasi sehingga pagelaran Pilkada serentak 2024 bisa berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan semua pihak.

“Ini support moril pada Komisioner KPU Bojonegoro, khususnya Mas Robby, supaya tetap kuat melewati segala problem yang muncul. jadi bukan soal siapa benar atau salah,” ucap Akbar, saat ditemui disela-sela kesibukan kerjanya, Selasa (12/11/2024).

 

Akbar menerangkan, diantara problematika yang paling menonjol dan masih hangat menjadi perbincangan publik adalah dihentikanya debat perdana kandidat calon wakil bupati (cawabup) Kabupaten Bojonegoro karena ricuh.

“Problem yang paling menonjol ya itu (Debat kisruh),” terangnya.

Sementara itu, Robby Adi Perwira, Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro menyampaikan terimakasih pada pihak-pihak yang telah memberikan dukungan moril, pihaknya akan berusaha menjalankan tugas dengan maksimal agar tahapan-tahapan Pilkada 2024 di Kabupaten Bojonegoro dapat berjalan dengan baik. Namun Robby, sapaan akrabya, juga memohon maaf kepada warga Bojonegoro jika kinerja KPU dianggap tidak profesional.

“Kami mohon maaf pada warga Bojonegoro jika diangap tidak profesional, kami juga mohon doanya agar kinerja kami sesuai harapan semua pihak,” pungkasnya. (red)