Dinding ToiletopiniPasar PolitikPemerintahanPendidikanPolitik

Dukungan Penuh Kaum Muda: BEM IKIP PGRI Bojonegoro Boyong Museum Rajekwesi ke Tengah Masyarakat

×

Dukungan Penuh Kaum Muda: BEM IKIP PGRI Bojonegoro Boyong Museum Rajekwesi ke Tengah Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Indoswara. Net

Dukungan Penuh Kaum Muda:
BEM IKIP PGRI Bojonegoro Boyong Museum Rajekwesi ke Tengah Masyarakat

Bojonegoro, 21 Oktober 2025 – Semangat pelestarian sejarah lokal Kabupaten Bojonegoro mendapat angin segar. Hari ini, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IKIP PGRI Bojonegoro secara resmi menyatakan dukungan penuh dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan akbar ‘Boyong Museum Rajekwesi’, sebuah inisiatif yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Kegiatan ini lahir dari gagasan strategis untuk membawa artefak dan narasi sejarah keluar dari ruang museum, mendekatkannya langsung kepada masyarakat luas, terutama generasi muda, pelajar, dan mahasiswa.

Dalam keterangannya, Ketua BEM IKIP PGRI Bojonegoro, Riski Baktiar, menyambut langkah tersebut dengan antusias. “Kami mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang secara proaktif mempromosikan Museum Rajekwesi. Kegiatan ‘Boyong Museum’ ini adalah kesempatan emas bagi mahasiswa dan pelajar untuk langsung berinteraksi dengan artefak sejarah dan memperkuat pemahaman tentang akar budaya Bojonegoro,” ujar Riski.

Sebagai wujud nyata komitmen mereka, BEM IKIP PGRI Bojonegoro mengirimkan sejumlah perwakilan mahasiswa. Para perwakilan ini akan bertugas membantu informasi dan publikasi kegiatan, menanggapi permohonan bantuan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Kehadiran mereka diharapkan dapat menjadi inspirasi, menularkan kesadaran kepada kaum muda lainnya tentang pentingnya merawat warisan sejarah daerah.

“Edukasi sejarah lokal melalui museum adalah fondasi penting dalam pembentukan karakter bangsa,” tutup Riski Baktiar, sekaligus menyerukan ajakan, “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya sivitas akademika, untuk memanfaatkan momentum berharga ini sebaik-baiknya.”